Karakter “Jurig” Ramaikan Milangkala ke-9 Komunitas COM Jurig di Teras Cikapundung, Bandung Siap Produksi Film Layar Lebar di Akhir 2025

Detik Akurat News
Rabu, 4 Juni 2025

Bandung — Komunitas seni budaya COM Jurig Kota Bandung kembali menegaskan eksistensinya sebagai ruang kreasi sekaligus penjaga budaya lokal dalam perayaan Milangkala ke-9 yang digelar pada 4 Juni 2025 di Halaman Teras Cikapundung. Acara ini berlangsung semarak dengan penampilan teatrikal jalanan bertema jurig (hantu khas Sunda), yang dikemas kreatif melalui busana dan riasan dramatis.

Salah satu daya tarik acara adalah kehadiran para anggota komunitas dalam karakter visual yang kuat: dari wajah hijau berambut gimbal, sosok zombie berdarah, hingga tokoh utama berpakaian Sunda modern lengkap dengan iket putih dan pose jempol — menampilkan wajah khas komunitas yang kreatif, merakyat, dan jenaka.

“Milangkala ini menjadi ajang refleksi dan silaturahmi budaya. Melalui karakter jurig yang kami angkat dengan pendekatan kreatif, kami ingin menunjukkan bahwa budaya lokal bisa tampil menarik dan menghibur tanpa kehilangan makna,” ujar Tedi Iriady atau yang akrab disapa Kang Teddy Cepot, Ketua COM Jurig, dalam wawancara di sela acara.

Momentum perayaan ini juga menjadi panggung pengumuman besar: komunitas COM Jurig akan memproduksi film layar lebar berjudul “Com.Jurig” pada akhir tahun 2025. Proyek ini lahir dari semangat konsistensi berkarya dan pengakuan yang makin kuat dari pihak pemerintah. Saat ini, komunitas sudah resmi berada di bawah naungan Dinas Pariwisata, dengan legalitas kelembagaan yang mendukung keberlangsungan program kreatif mereka.

“Alhamdulillah, sekarang kita sudah diakui secara legal di bawah Dinas Pariwisata. Dulu cuma kegiatan rutin di lapangan, sekarang kami punya pijakan hukum dan ruang berkarya yang lebih luas. Semoga film ini bisa jadi karya kolaboratif yang mengangkat budaya Sunda ke layar lebar,” tambah Kang Teddy.

Rata-rata 15 orang terlibat aktif setiap hari dalam latihan dan kegiatan komunitas, membuktikan bahwa COM Jurig bukan sekadar komunitas seni, melainkan ruang tumbuh bersama yang terbuka dan inklusif. Dukungan dari masyarakat, media, dan pemerintah menjadi energi penting agar film Com.Jurig dapat menjadi ikon baru perfilman lokal berbasis budaya, langkah awal pergerakan seni Film diharapkan akan melahirkan Film Layar Lebar berjudul Comjurig diakhir tahun yang akan datang sebagai bentuk apresiasi dari komunitas Com Jurig tersebut.

Acara Milangkala ditutup dengan harapan agar perjalanan tahun ke-10 COM Jurig semakin membawa dampak positif bagi Kota Bandung dan dunia seni pertunjukan secara luas. Seperti yang sudah ditemui Detikakurat, Ketua KSBI mengatakan bahwa “mereka perlu dukungan positif dari pemerintah karena sedikit sekali yang bisa dimanfaatkan dari ketertarikan masyarakat dengan KSBI tetapi dapat dikembangkan menjadi kebudayaan yang proporsional”, Iwan Kurniawan mengakhiri wawancara.

Penulis wartawan : detikakurat tim – yws

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *