Melly Goeslaw Tekankan Pentingnya Karakter Bangsa di Era Digital dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR RI

Detik Akurat News
Senin, 13 April 2026

Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi Partai Gerindra, Melly Goeslaw, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Daerah Pemilihan (Dapil) I Jawa Barat yang meliputi Kota Bandung dan Cimahi. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kunjungan Dapil pada Masa Sidang IV Tahun 2025–2026.
Mengusung tema “Membangun Karakter Bangsa Melalui Internalisasi 4 Pilar MPR RI”, kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam sambutannya, Melly Goeslaw menyoroti kondisi masyarakat saat ini yang sangat dipengaruhi oleh perkembangan media dan teknologi informasi. Ia menilai, kemampuan berpikir, berbicara, dan menyampaikan pendapat harus diimbangi dengan tanggung jawab moral agar tidak memicu kebencian di ruang publik.

Menurutnya, saat ini kehidupan sehari-hari kerap diwarnai oleh konten yang memicu konflik dan saling menjatuhkan, terutama di media sosial. Bahkan, dalam dunia politik maupun industri kreatif, fenomena tersebut turut memengaruhi cara pandang masyarakat, termasuk generasi muda.
“Sekarang ini, dengan kemampuan berpikir dan berbicara yang kita miliki, seharusnya bisa digunakan untuk menyebarkan semangat kebaikan.

Namun yang sering terjadi justru sebaliknya, banyak konten yang memicu kebencian dan saling menjatuhkan,” ujar Melly.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki kewajiban untuk memperbaiki kondisi tersebut dengan cara menyaring informasi yang dikonsumsi setiap hari.

Menurutnya, menjaga “kesehatan” pola pikir menjadi kunci dalam membangun karakter bangsa.
“Kita harus bisa menjaga apa yang masuk ke dalam pikiran kita. Otak yang sudah diciptakan oleh Allah SWT harus kita pelihara dengan baik, dengan mengisi hal-hal positif, bukan yang membuat kita membenci orang lain,” tambahnya.

Lebih lanjut, Melly menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. Nilai-nilai seperti kejujuran, tidak mencontek, serta menghargai perbedaan agama dan latar belakang harus ditanamkan sebagai bagian dari implementasi 4 Pilar MPR RI.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademik di sekolah, melainkan oleh sikap, karakter, dan kemampuan menghadapi perbedaan dalam kehidupan sosial.
“Nilai di sekolah memang penting, tetapi masa depan seseorang tidak hanya ditentukan oleh itu. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menghadapi perbedaan, membangun kebiasaan baik, dan berkontribusi dalam kehidupan sosial,” jelasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh pemuda, serta komunitas di Bandung dan Cimahi.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai aspirasi yang muncul terkait tantangan menjaga nilai kebangsaan di era digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai 4 Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari, guna mewujudkan bangsa yang berkarakter, toleran, dan berdaya saing.

Penulis naskah : Winda, timdetikakurat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *