Detik Akurat News
Minggu, 15 Maret 2026
Romadhoni resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pimpinan Wilayah (PW) Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Barat masa khidmat 2026–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Pusat Dakwah Islam (PUSDAI) Jawa Barat pada Minggu (15/03/2026).
Pelantikan dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat PRIMA DMI, Fajar, dan dihadiri para pengurus serta kader PRIMA DMI dari berbagai daerah di Jawa Barat. Kegiatan dimulai pukul 14.00 hingga 15.30 WIB, dilanjutkan dengan agenda upgrading pengurus pada pukul 15.30 hingga 17.00 WIB. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan aksi sosial berbagi takjil gratis kepada masyarakat di sekitar Jalan PUSDAI menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PW PRIMA DMI Jawa Barat, Romadhoni, S.Sy., M.H., CPM., Advokat, menyoroti tantangan serius yang dihadapi generasi muda saat ini, khususnya terkait fenomena dekadensi moral di kalangan pelajar.
Menurut pria yang akrab disapa Dhoni tersebut, maraknya kasus tawuran pelajar hingga fenomena perang sarung yang viral di berbagai daerah menjadi alarm serius bagi masa depan generasi bangsa. “Fenomena tawuran hingga perang sarung yang menyebabkan banyak korban menjadi tanda bahwa pembinaan karakter generasi muda harus menjadi perhatian bersama,” ujar Dhoni.
Ia juga menyoroti minimnya regenerasi pengelola masjid yang selama ini masih didominasi kalangan usia lanjut. Padahal, menurutnya, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan karakter generasi muda.
“Oleh karena itu, kami berharap adanya sinergi lintas sektoral. Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Polda Jawa Barat, serta berbagai pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dalam menyiapkan generasi masa depan yang lebih baik melalui aktivasi peran remaja masjid,” tambah Dhoni yang juga dikenal sebagai advokat dan pengusaha.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kesra Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Andri, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya proses regenerasi kepemimpinan di tubuh PRIMA DMI Jawa Barat. “Alhamdulillah estafet kepemimpinan berjalan dengan baik. Ini menjadi bukti kaderisasi organisasi berjalan sehat. Kami berharap kepengurusan baru dapat membawa PRIMA DMI Jawa Barat menjadi lebih progresif,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat PRIMA DMI, Fajar, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan roda organisasi. “Pelantikan ini merupakan awal dari perjalanan kepengurusan baru. Program-program ke depan tentu memerlukan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak agar dapat berjalan optimal,” tuturnya.
Melalui kepemimpinan baru ini, PRIMA DMI Jawa Barat diharapkan mampu memperkuat peran remaja masjid sebagai garda terdepan dalam pembinaan generasi muda serta menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan pembentukan karakter di tengah masyarakat.
Penulis naskah : winda, timdetikakurat




