Detik Akurat News
Jumat 13 Februari 2026
Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Jawa Barat periode 2025–2030 resmi dilantik di Hotel Savoy Homann.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Besar PDGI, drg. Usman Sumantri, dan dihadiri perwakilan Gubernur Jawa Barat melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, pimpinan DPRD Jabar, serta sejumlah tokoh dan institusi kesehatan.
Pada pelantikan tersebut, drg. Rahmat Juliadi, M.H.Kes. kembali terpilih sebagai Ketua PDGI Jawa Barat periode 2025–2030. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru bukan sekadar seremoni, melainkan awal kerja nyata menghadapi tantangan besar kesehatan gigi di Jawa Barat.
“Dengan terpilihnya saya kembali sebagai Ketua PDGI Jawa Barat periode 2025–2030, pertama saya mengucapkan selamat kepada seluruh sejawat yang telah dilantik, baik pengurus wilayah maupun pengurus cabang. Tantangan ke depan jauh lebih besar karena Jawa Barat adalah provinsi dengan jumlah penduduk sangat besar dan persoalan kesehatannya kompleks, termasuk kesehatan gigi dan mulut,” ujar drg. Rahmat Juliadi, M.H.Kes.
Sebanyak 51 pengurus wilayah resmi dilantik, serta 24 Ketua Cabang PDGI kabupaten/kota se-Jawa Barat, mulai dari Pangandaran hingga Depok.
32 Juta Warga Jabar Alami Masalah Gigi, berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi masalah gigi dan mulut di Jawa Barat mencapai 63,4 persen, lebih tinggi dari angka nasional 56,9 persen.
Dari sekitar 51 juta penduduk Jawa Barat, diperkirakan 32 juta orang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Namun, hanya sekitar 11 persen yang berobat ke dokter gigi.
“Ini tantangan besar bagi kita. Oleh karena itu, saya berharap seluruh pengurus wilayah dan cabang bisa bersinergi dengan Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota untuk memberikan kontribusi terbaik,” tegas drg. Rahmat Juliadi, M.H.Kes.
Fokus Edukasi, Kompetensi, dan Etika Profesi
PDGI Jabar menetapkan tiga prioritas utama lima tahun ke depan yakni
Edukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut.
Peningkatan kompetensi dokter gigi melalui penguatan kapasitas profesional.
Penegakan etika profesi sebagai fondasi pelayanan berkualitas.
Selain itu, persoalan ketimpangan distribusi dokter gigi juga menjadi perhatian serius. Dari sekitar 1.100 puskesmas di Jawa Barat, hampir 30 persen belum memiliki dokter gigi tetap.
“Harapannya ke depan, sejawat dokter gigi bisa memberikan pengabdian di daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga dokter gigi, agar layanan semakin merata,” lengkap drg. Rahmat.
Komitmen Lima Tahun ke Depan
Usai pelantikan, seluruh pengurus mengucapkan ikrar untuk menjunjung tinggi profesionalisme dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Profil Singkat drg. Rahmat Juliadi, M.H.Kes.
drg. Rahmat Juliadi, M.H.Kes. adalah dokter gigi sekaligus organisator profesi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Jawa Barat periode 2025–2030.
Kiprah Organisasi
Rahmat Juliadi dikenal aktif dalam organisasi profesi PDGI, baik di tingkat cabang maupun wilayah. Sebelum kembali terpilih untuk periode 2025–2030, ia telah terlibat dalam berbagai program penguatan kompetensi dokter gigi, advokasi kebijakan kesehatan, serta peningkatan akses pelayanan kesehatan gigi di Jawa Barat.
Kepemimpinannya menitikberatkan pada peningkatan profesionalisme dan etika dokter gigi, pemerataan distribusi tenaga dokter gigi, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan institusi pendidikan.
Dukungan terhadap Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Komitmen untuk Jawa Barat, pada kepemimpinannya, ia menaruh perhatian besar terhadap tingginya angka masalah kesehatan gigi dan mulut di Jawa Barat, yang berdasarkan data SKI 2023 mencapai 63,4 persen atau sekitar 32 juta warga terdampak.
Sebagai Ketua PDGI Jabar, drg. Rahmat Juliadi, M.H.Kes. berkomitmen mendorong edukasi publik, peningkatan kompetensi sejawat, serta memperluas akses pelayanan hingga ke daerah yang masih kekurangan dokter gigi. Untuk itu, PDGI Jawa Barat menyatakan akan fokus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, TNI-Polri, serta sektor swasta guna memperluas akses layanan dan meningkatkan literasi kesehatan gigi masyarakat.
“Mudah-mudahan pelantikan ini menjadi tonggak awal lima tahun ke depan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan gigi yang merata, terjangkau bagi masyarakat Jawa Barat,” pungkas drg. Rahmat Juliadi, M.H.Kes.
Penulis naskah : Winda, timdetikakurat




