Detikakuratnews – Dalam rangka memperingati Hari Kelahiran Pancasila. Ikatan Pelajar Mahasiswa Nusa Tenggara Timur (IPMA NTT) Kota Bandung menggelar acara Dialog Kebangsaan bertema “Refleksi Pancasila: Kebangkitan Pemuda dan Transformasi Kebudayaan”, Sabtu (21/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pascasarjana Lantai 1, Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Nusantara (Uninus), Jl. Soekarno-Hatta No. 530, Sekejati, Kec. Buahbatu, Kota Bandung, ini di hadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat, termasuk Wakil Wali Kota Bandung Dr. H. Erwin, S.E., M.Pd.
Tampak hadir pula Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Adi Rohadi, Anggota DPRD Kota Bandung Abdul Rozak. Dan Tenaga Ahli DPR RI Ahmad Riyadi Leki, perwakilan dari Kesbangpol Kota Bandung Soni Teguh. Serta Ketua Pelaksana Acara Adi Leki dan ratusan mahasiswa anggota IPMA NTT Bandung.

Dalam sambutannya, Dewan Penasehat IPMA NTT Bandung, Ahmad Riyadi Leki, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai ideologis bangsa.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, agar tidak melupakan akar ideologi bangsa. Melalui dialog kebangsaan ini, kita ingin menguatkan kembali semangat kebhinekaan, toleransi, dan cinta tanah air,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar dokumen historis, tetapi harus terus di hidupkan dalam praktik kehidupan sosial, politik. Dan budaya di tengah tantangan zaman yang terus berubah.
Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi atas inisiatif IPMA NTT. Dalam menyelenggarakan kegiatan yang menyentuh aspek fundamental kehidupan berbangsa.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar negara. Yang menjadi pondasi bangsa,” ungkapnya.
Erwin juga menyampaikan bahwa Pancasila memiliki makna mendalam sebagai dasar negara, pandangan hidup, serta alat pemersatu bangsa yang multikultural. Menurutnya, pemuda sebagai generasi penerus harus terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan semangat kebangsaan, inklusivitas, dan gotong royong.
“Khususnya kepada IPMA NTT, dan umumnya kepada seluruh masyarakat Kota Bandung, saya mengajak. Untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Karena dari sanalah masa depan Indonesia di bangun,” imbuhnya.
Acara di tutup dengan doa bersama yang di pimpin oleh tokoh mahasiswa. Di lanjutkan dengan sesi foto bersama antara peserta, tamu undangan, dan para tokoh yang hadir. Suasana kebersamaan dan semangat nasionalisme terasa kuat dalam keseluruhan rangkaian kegiatan.*
Evi Arifin.




