Pelantikan Pengurus Wilayah PDGI Jawa Barat dan Ketua Cabang Se-Jawa Barat Periode 2025–2030

Detik Akurat News
Jumat, 13 Februari 2026

32 juta penduduk dari 51 juta penduduk Jawa Barat mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut, (PDGI Jabar siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov Jabar dan semua pemangku kepentingan untuk menanggulangi masalah tersebut).

Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Jawa Barat bersama para Ketua Cabang PDGI Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat periode 2025–2030 resmi dilantik pada Jumat, 13 Februari 2026, bertempat di Hotel Savoy Homan, Bandung. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh makna, dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Besar (PB) PDGI, drg. Usman Sumantri, MSc.

Pemilihan Hotel Savoy Homan sebagai lokasi pelantikan memiliki nilai historis yang mendalam bagi organisasi profesi dokter gigi. Tepat 76 tahun yang lalu, pada 22 Januari 1950, PDGI didirikan di hotel bersejarah tersebut. Momentum ini menjadi pengingat kuat atas perjalanan panjang dan pengabdian PDGI dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, pimpinan DPRD Jawa Barat, Kabiddokkes Polda Jawa Barat, Kakesdam III/Siliwangi, para ketua organisasi profesi kesehatan se-Jawa Barat, para dekan Fakultas Kedokteran Gigi di Jawa Barat (FKG Unpad, FKG Unjani, FKG Maranatha, dan FKG UMEDS Bekasi), para Ketua Cabang PDGI kota dan kabupaten se-Jawa Barat, serta para tamu undangan dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, drg. Rahmat Juliadi, M.H.Kes., yang kembali terpilih untuk kedua kalinya sebagai Ketua Pengurus Wilayah PDGI Jawa Barat periode 2025–2030, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting yang menandai dimulainya kiprah PDGI Jawa Barat lima tahun ke depan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi titik awal komitmen kami untuk menghadapi tantangan organisasi profesi yang semakin besar, terlebih setelah disahkannya Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023. Peran organisasi profesi harus semakin adaptif, profesional, dan kolaboratif,” ujar drg. Rahmat.

Ia menambahkan bahwa Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia menghadapi beban permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang sangat tinggi. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi masalah kesehatan gigi dan mulut di Jawa Barat mencapai 63,4%, lebih tinggi dari angka nasional sebesar 56,9%. Dengan jumlah penduduk sekitar 51 juta jiwa, diperkirakan lebih dari 32 juta masyarakat Jawa Barat mengalami permasalahan kesehatan gigi dan mulut.

Lebih memprihatinkan lagi, hanya sekitar 11% masyarakat yang berobat ke dokter gigi. Rendahnya angka kunjungan ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari keterbatasan akses terhadap fasilitas pelayanan kesehatan gigi, rasa takut terhadap perawatan, hingga faktor biaya yang dianggap relatif mahal.

“Kondisi ini tentu tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan peran dan kolaborasi semua stakeholder, baik pemerintah, organisasi profesi, institusi pendidikan, maupun masyarakat itu sendiri. PDGI Jawa Barat siap bekerja keras, bersinergi, dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat,” tegas drg. Rahmat.

Bersamaan dengan pelantikan Pengurus Wilayah, drg. Rahmat Juliadi juga melantik 24 Ketua Cabang PDGI Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat. Setelah prosesi pelantikan, seluruh pengurus wilayah dan ketua cabang yang telah dilantik bersama-sama mengucapkan ikrar, berjanji menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi kode etik dan martabat profesi dokter gigi, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pelantikan ini menjadi simbol semangat baru dan komitmen bersama PDGI Jawa Barat untuk menghadirkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang lebih merata, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat dalam lima tahun mendatang.

PN : Yuli, Timdetikakurat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *