Detik Akurat News
Bandung, 01 Desember 2025
JICA Expert sekaligus Advisor for Promotion of Accepting and Sending Foreign Human Resource, Motoyuki Nishida, menegaskan bahwa transformasi pendidikan vokasi menjadi kunci utama agar lulusan SMK Indonesia mampu menembus pasar kerja global.
Dalam wawancara usai kegiatan Workshop Kepala Sekolah SMK untuk Program SMK Go Global di Bandung, Nishida menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengiriman tenaga kerja terampil, khususnya ke Jepang dan negara-negara lain yang tengah mengalami kekurangan tenaga kerja produktif.
“Kita perlu kolaborasi dari hulu ke hilir. Sekolah, pemerintah, industri, dan lembaga pelatihan harus bersama-sama meningkatkan kompetensi teknis, kemampuan bahasa, serta soft skill yang dibutuhkan di tingkat internasional,” ujar Motoyuki.
Ia menyoroti bahwa setiap tahun jutaan lulusan SMK memasuki pasar kerja, sementara sebagian belum terserap optimal. Menurutnya, kondisi ini harus dijawab dengan penyesuaian kurikulum dan standar pelatihan agar sesuai dengan kebutuhan negara tujuan. “Pasar kerja global, termasuk Jepang, sangat membutuhkan tenaga kerja yang terampil, disiplin, dan siap bekerja sesuai standar. Namun kesiapan bahasa dan pemahaman budaya kerja menjadi faktor yang sangat penting,” jelasnya.
Empat Kompetensi Kunci
Menurut Motoyuki Nishida, ada empat aspek utama yang harus diperkuat dalam program SMK Go Global, yang pertama adalah Produktivitas dan keterampilan teknis sesuai standar industri, Daya saing internasional, Kemampuan belajar berkelanjutan (continuous improvement), serta kemandirian dan kemampuan adaptasi budaya kerja.
Ia kemudian menambahkan bahwa bekerja di luar negeri bukan hanya soal peluang penghasilan, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia, “Bekerja di luar negeri memberikan pengalaman, peningkatan skill, serta transfer pengetahuan yang sangat berharga. Ketika mereka kembali ke Indonesia, mereka membawa standar kerja global yang akan mendorong kemajuan ekonomi nasional,” katanya.
Nishida optimistis bahwa melalui program SMK Go Global dan penguatan kerja sama Indonesia–Jepang, lulusan SMK Indonesia dapat menjadi bagian penting dari talenta global yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Penulis naskah : Winda




