Detik Akurat News
Sabtu, 13 Desember 2025
Komunitas Berkobar (Bersatu Komunitas Bandung Raya) memperingati hari jadi pertamanya melalui Charity Event yang digelar di Ballroom Hotel Horison, Jalan BKR, Kota Bandung, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen Berkobar dalam pengabdian sosial, kepedulian lingkungan, serta dukungan terhadap dunia pendidikan.
Acara berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri seluruh anggota Berkobar, perwakilan komunitas, serta sejumlah tokoh undangan. Sejak awal berdiri, Berkobar dikenal sebagai wadah kolaborasi lintas komunitas di Bandung Raya yang konsisten bergerak untuk kepentingan masyarakat.
Ketua Umum Berkobar, Nina Marliana, menegaskan bahwa perayaan anniversary ini bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi atas perjalanan dan dampak nyata yang telah dilakukan komunitas.
“Anniversary pertama ini kami jadikan momen evaluasi dan penguatan niat. Sejak awal, Berkobar fokus pada isu sosial, lingkungan, dan pendidikan dengan melibatkan berbagai komunitas di Bandung Raya,” ujar Nina.
Pada tahun pertamanya, Berkobar berhasil menghimpun dana sosial yang disalurkan untuk renovasi asrama Rumah Yatim. Tak hanya berhenti pada bantuan fisik, Berkobar juga melakukan pendampingan berkelanjutan agar Rumah Yatim tersebut mampu mandiri dan menjadi proyek percontohan.
“Kami ingin anak-anak asrama hidup layak seperti anak-anak pada umumnya. Mulai dari perlengkapan sekolah, fasilitas asrama, hingga menghadirkan guru untuk mata pelajaran seperti matematika, fisika, dan kimia,” jelasnya.
Sebagai upaya membangun kemandirian jangka panjang, Rumah Yatim binaan Berkobar kini telah memiliki kebun mandiri untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Di bidang lingkungan hidup, Berkobar juga aktif melakukan aksi nyata. Hingga kini, komunitas tersebut telah menanam sekitar 350 pohon di kawasan Taman Nasional bekerja sama dengan SDA Kementerian Kehutanan, termasuk penanaman pohon-pohon langka.
Selain itu, Berkobar telah menyalurkan tempat sampah plastik berkualitas ke sekolah dasar dan ruang publik. Tercatat, sebanyak 30 titik telah menerima fasilitas tersebut.
“Kami terbuka jika ada sekolah atau ruang publik yang membutuhkan. Semua kegiatan bersifat sukarela, tanpa iuran, dan kami tidak pernah menyimpan dana. Setiap dana yang terkumpul langsung disalurkan untuk kegiatan sosial,” tegas Nina.
Nina juga mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap program-program Berkobar yang memungkinkan terjalinnya kerja sama dengan berbagai instansi terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Berkobar turut menyampaikan doa dan empati atas bencana yang terjadi di Aceh. Usai acara, Berkobar berencana kembali menggalang donasi untuk membantu para korban sesuai kemampuan komunitas.
Berkobar sendiri merupakan wadah kolaborasi berbagai komunitas, mulai dari olahraga, otomotif, hingga sosial. Meski beragam latar belakang, seluruh anggota disatukan oleh semangat pengabdian dan kepedulian.
“Kami ingin mengajak masyarakat dan komunitas untuk peduli terhadap lingkungan dan sosial. Siapa pun boleh bergabung dengan Berkobar tanpa iuran, karena semua yang kami lakukan murni untuk kemanusiaan,” pungkas Nina Marliana.
Melalui peringatan satu tahun ini, Berkobar berharap dapat terus menjadi inspirasi gerakan kolaboratif dalam membangun kepedulian sosial dan menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
Penulis naskah : Winda+teamAkuratdetik




