Detik Akurat News
Sabtu, 26 Juli 2025
Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Wilayah Jawa Barat secara resmi melantik pengurus baru untuk masa bakti 2025–2027 dalam kegiatan Pelantikan dan Musyawarah Kerja Wilayah (MUSKERWIL) yang diselenggarakan di Bandung, Sabtu (26/7).
Dengan mengusung tema“Inklusivitas Pendidikan: Menyapa Semua Kalangan Tanpa Diskriminasi”, acara ini menjadi momentum penting konsolidasi mahasiswa Nahdlatul Ulama untuk memperkuat komitmen terhadap pendidikan yang terbuka, adil, dan merangkul semua elemen masyarakat tanpa pengecualian.
Rektor Universitas Islam Nusantara (UNINUS), Prof. Dr. H. Endang Komara, M.Si., yang hadir dalam kegiatan ini, memberikan arahan penting terkait peran organisasi mahasiswa dalam dinamika kampus dan masyarakat. Ia menekankan bahwa organisasi mahasiswa seperti BEM PTNU merupakan bagian dari sistem kontrol yang konstruktif dan harus diarahkan secara produktif.

“Ini merupakan alat kontrol yang salah satunya harus kita arahkan. Baik di dalam pembelajaran, sarana, maupun dalam perencanaan ke depan. Mahasiswa harus mengambil peran aktif. Dan hari ini, 26 Juli, Alhamdulillah, kita menyaksikan bagian dari organisasi kemahasiswaan yang hidup dan berkembang di kampus. Jangan dilarang — mereka justru harus difasilitasi,” ujar Prof. Endang Komara di sela wawancara bersama media.
Lebih lanjut, Prof. Endang menegaskan pentingnya sinergi antara mahasiswa, dosen, dan pimpinan perguruan tinggi untuk memastikan bahwa aktivitas organisasi mahasiswa berjalan sejalan dengan nilai-nilai akademik, etika, dan kemaslahatan umat.
MUSKERWIL kali ini juga menjadi ajang bagi para pengurus BEM PTNU Jawa Barat untuk merumuskan program kerja strategis selama dua tahun ke depan. Fokus utamanya mencakup penguatan literasi digital, peningkatan kapasitas kepemimpinan mahasiswa, serta pengembangan jaringan antarperguruan tinggi NU di wilayah Jawa Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh akademisi, pimpinan kampus, serta perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi Nahdlatul Ulama. Seluruh peserta menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk nyata dari penguatan peran organisasi kemahasiswaan yang berdaya dan berwawasan kebangsaan.
Dengan pelantikan ini, diharapkan BEM PTNU Wilayah Jawa Barat dapat menjadi lokomotif perubahan menuju pendidikan tinggi yang lebih inklusif, kritis, dan responsif terhadap tantangan zaman.
Reportase : ywsz, tim detik




