Detikakuratnews – ( HumasDPRD ) Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung Ahmad Rahmat Purnama meresmikan fasilitas Penyediaan Sarana Air Bersih (PSAB) di RW 11 Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kamis, 29 Oktober 2026.
Bagi Ahmad Rahmat, air bersih bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan urat nadi kehidupan yang memegang peranan sentral dalam kehidupan sehari hari. Melihat warga RW 11 Sukamiskin mengeluhkan sulitnya akses air layak pada proses reses, Ahmad Rahmat tidak sekadar melihatnya sebagai permasalahan infrastruktur. Ini menjadi sebuah panggilan kemanusiaan yang harus segera dituntaskan. Ia pun langsung mengunci persoalan ini sebagai agenda utama yang wajib diperjuangkan.
Dampak dari respons cepat ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Ketua RW 11 Kelurahan Sukamiskin, Iqbal Tawakal, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas terealisasinya pembangunan PSAB di wilayahnya. Menurut Iqbal, fasilitas ini menjadi jawaban atas penantian panjang warganya yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih yang berkualitas untuk kebutuhan sehari-hari.“Alhamdulillah berkat adanya reses ini, sarana air bersih di lingkungan kami bisa terwujud. Ini sangat berdampak dan bermanfaat bagi warga.
Ada sekitar 100 KK yang langsung menggunakan air bersih ini,” ujar Iqbal. Sebelum adanya bantuan ini, masyarakat di RW 11 kesusahan dan terbebani karena harus mengeluarkan biaya ekstra demi mendapatkan air yang layak konsumsi. “Sebelumnya sarana air bersih cukup agak sulit. Untuk mendapatkan air yang benar-benar bersih, warga di sini sebagian masih harus membeli yang jaraknya lumayan jauh. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Dewan, Bapak Ahmad. Semoga program reses seperti ini bisa berkelanjutan untuk ke depannya khususnya bagi kita di wilayah sukamiskin,” kata Iqbal. Melihat keberhasilan dan besarnya manfaat yang dirasakan, ia berharap infrastruktur baru itu bisa dirasakan masyarakat secara luas. “Semoga sarana air bersih ini bisa bermanfaat lebih dan bisa menambah beberapa titik lagi nantinya, sehingga makin banyak warga masyarakat yang menerima manfaatnya.
Semoga Pak Ahmad bisa lanjut lagi di periode ke depannya,” tutur Iqbal. Komitmen Ahmad melalui pembangunan fasilitas publik kewilayahan ini bisa berkelanjutan. PSAB ini akan dikelola oleh (kelompok Swadaya Masyarakat) KSM guna memastikan bahwa infrastruktur ini akan dirawat secara mandiri oleh masyarakat. “Untuk pengelolaan sarana air bersih ini, seperti yang disampaikan oleh Pak RW tadi, akan dikelola langsung oleh KSM yang sudah dibentuk. Tinggal kita monitoring untuk pengelolaannya agar bisa berjalan optimal sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara jangka panjang” kata Ahmad.***( Ronald)




