Pemdes Margahurip dan P3A Indah Jaya Bersyukur Jadi Penerima Program P3TGAI, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Detik Akurat News
Oktober 2025

KABUPATEN BANDUNG – Pemerintah Desa (Pemdes) Margahurip, Kecamatan Banjaran, bersama Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Indah Jaya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terpilihnya wilayah mereka sebagai penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air dan Irigasi (P3TGAI) tahun 2025. Program ini dilaksanakan di daerah irigasi Saluran Astaraja dengan mengedepankan komitmen, transparansi, dan integritas.

Sekretaris Desa Margahurip, Ice Nurbini, mewakili Kepala Desa H. Darwin Sugianto, mengungkapkan terima kasih kepada pihak pemerintah pusat dan BBWS Citarum atas kepercayaan yang diberikan. Ia berharap, tahun mendatang Margahurip kembali menjadi salah satu lokasi penerima program P3TGAI dengan tambahan kuota pelaksanaan.

“Wilayah kami mayoritas adalah lahan pertanian, khususnya persawahan. Program seperti ini sangat dibutuhkan untuk menunjang produktivitas petani. Kami sangat berterima kasih dan berharap tahun depan bisa kembali dipercaya, bahkan kalau bisa ditambah kuota lokasinya,” ujar Ice dengan penuh harap.

Sementara itu, Ketua P3A Indah Jaya, Ruhimat, juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa kelompoknya sudah tiga kali berturut-turut menjadi penerima program P3TGAI.

“Alhamdulillah, ini kali ketiga kami menerima program ini. Tentunya sangat membantu para petani di Desa Margahurip yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sawah,” tutur Ruhimat.

Lebih lanjut, Ruhimat menegaskan bahwa seluruh proses pengerjaan program dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk menjaga kualitas dan ketahanan bangunan irigasi.

“Pengerjaannya kami jaga betul agar sesuai spek. Misalnya pondasi kami tanam maksimal 30 cm dengan tinggi 50 cm untuk menjaga kekuatan dan volume sesuai ketentuan,” jelasnya.

Program P3TGAI yang digulirkan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, menstabilkan harga pangan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Harapan kami, tahun depan masih dipercaya kembali dan ada penambahan kuota, karena petani di sini sangat membutuhkan dukungan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkas Ruhimat.

Dengan sinergi antara pemerintah desa, kelompok petani, dan instansi teknis, program P3TGAI diharapkan terus menjadi motor penggerak bagi peningkatan ekonomi pedesaan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat akar rumput.

Penulisan : wnd – timdetik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *